Asa, Sangka, Sengaja.
Image Source: Pinterest - Doegewooniets |
Kala itu bulan bersinar tidak seperti biasanya.
Aku, dengan segala kegaduhan itu.
Namun seketika semuanya tenang.
Dengan mantap ia berjalan.
Ke arahku, membawa pesan.
Aku terkesan, ia pun berbisik pelan.
Irama suaranya masih bisa ku ingat.
Sayang, otak ku penuh dengan penat.
Terduduk diam aku menatap.
Semuanya terlambat.
Bandung, 29 Desember 2017
Farhan Aziz
Comments
Post a Comment